Mengakali Hardisk yang Bad Sector tanpa repair dengan Hiren’s Boot CD
Hardisk bad sektor memang menjadi masalah umum pada
hardisk yang menggunakan platter atau piringan, menggunakan konstruksi mekanik
yang rentan terhadap kerusakan seperti suhu, guncangan, dsb. Salah satu
kerusakan yang sering dialami adalah bad sector yang dapat menyebabkan proses
baca tulis data ke hardisk menjadi terganggu bahkan sampai gagal. Banyak tool
untuk recovery bad sector, namun dalam kondisi bad sektor yang sudah parah itu
memakan proses yang sangat-sangat lama menyampai hitungan hari dan tool-tool
untuk perbaikan bad sector pun tidak gratis. Nah, solusi yang tepat adalah
tetap bisa menggunakan hardisk tersebut, yaitu dengan mengabaikan area hardisk
yang bad sector dan hanya menggunakan sector-sector yang bagus. disini hardisk
dengan kondisi yang sudah cukup parah dengan kegagalan hardisk (imminent
failure) yang telah dideteksi SMART pada hardisk
dengan 2000 lebih bad sector, namun tetap
bisa digunakan tanpa gangguan dengan cara ini, berikut langkahnya.
Kondisi:
- Hardisk dengan
kapasitas 250GB, kapasistas sesungguhnya sekitar ~230GB
- Masih
terdeteksi(tidak rusak secara hardware) dan masih dapat digunakan namun
terdapat bad sector yang menyebar atau sporadis, namun memiliki
jangkauan.
- Kondis
awal sistem operasi berjalan sangat-sangat lambat karena file-file
sistem operasi diinstall atau berada tepat pada posisi bad sector,
sehingga kecepatan baca dan tulis hard disk sangat lambat.
Yang dibutuhkan:
- Tentu saja Hiren’s BootCD, tool-tool yang digunakan semuanya ada didalamnya, disini yang digunakan versi 11.0.
- Siapkan Hiren’s BootCD yang telah diburning ke CD.
Langkah yang dilakukan
- Membackup data penting ke penyimpanan luar dengan menggunakan mini Windows XP.
- Boot melalui CD atau flashdisk yang berisi Hiren’s BootCD
- Pilih mini Windows XP.
- Jika telah masuk ke miniXP, backup atau copy seluruh data penting dan yang masih bisa diselamatkan ke penyimpana luar seperti hard disk eksternal atau flashdisk dsb, gunakan tool-tool lainnya untuk mengcopy data yang ada pada Hiren’s jika kesulitan mengcopy data pada posisi bad sector
- Melakukan Write Zeros pada hardisk menggunakan Western Data
Lifeguard, PARTISI dan DATA AKAN DIHAPUS SELURUHNYA.
- Klik Start
-> HBCD Menu -> Hardisk -> Western Digital Data Lifeguard
Diagnostic.
- Klik
kanan hard disk -> Run Diagnostic -> Write Zeros -> Fast.
- Melakukan test surface atau tes permukaan hardisk menggunakan HDD
Tune, untuk mengetahui posisi ok atau bad pada sector hardisk.
- Pilih Start
-> HBCD Menu -> Hardisk -> HDD Tune.
- Pilih
tab Error Scan -> Klik Start(jangan
centang quick scan agar bad sector dapat ditemukan).
- Tunggu
sampai selesai, kemudian tekan print screen pada keyboard atau
klik icon Copy Screen Shot to Clip Board untuk mendapatkan
gambaran kondisi hardisk.
- Buka pada program IrvanView Image Editor, Klik Start -> Programs-> IrvanView Image Editor, pilih File -> Paste atau Ctrl+v. SIMPAN GAMBAR, agar dapat dilihat kembali nanti.
Hasil Scan
Hardisk dengan HDD Tune
- Menghitung posisi atau range hardisk yang masih dapat digunakan dan
yang tidak.
Perhitungan
Sector Hardisk yang OK dan Bad
- Jumlah
blok(yang warna hijau dan merah) keseluruhan untuk menampilkan kondisi
hardisk ada 50×50 atau 2500 blok atau kotak, dan total keseluruhan
kapasitas hardisk pada Position yaitu 238378MB(tergantung
kapasistas hardisk), jadi untuk mendapat berapa kapasitas hardisk
per 1 blok/kotak, cara menghitungnya yaitu total keseluruhan
kapasitas hardisk dibagi dengan jumlah blok keseluruhan. Jadi: 238378
MB / 2500 = 95,3512MB
- Maka
untuk setiap kotak-kotak kapasitasnya 95,3512MB, walaupun
sudah ditampilkan 95MB pada Legend namun agar perhitungannya tidak
meleset 1kb pun maka perlu lebih presisi, dengan menghitungnya sendiri.
- Sekarang
hitung jumlah blok hijau dari posisi awal sampai posisi sebelum yang
berwarna merah(posisi aman atau OK), hitung dengan baris x kolom,
disini jumlah bloknya 9×50-1 = 449 blok.
- Untuk
yang kondisi bad(dari blok merah awal ke blok merah akhir) dan tidak
akan dipakai atau dibuang, 18×50-17=883 blok.
- Sisanya
di bawah bad sector(hijau semua, pasti ok) yang masih aman yaitu 2500-(883+449)
= 1168 blok.
- Sekarang
hitung berapa gigabyte blok-blok tersebut untuk mengetahui kapastas
partisi sebenarnya yang akan dibuat partisi nanti, dengan perkalian
kapasitas dalam MB/blok dengan Jumlah Blok, disini kita telah dapat kapasitas
per blok adalah 95,3512MB atau sekitar ~95MB, jadi.
- Perhitungannya.
Partisi 1 = 449 x 95,3512 MB = 42812,69 MB atau ~42,8 GB
Partisi 2 = 883 x 95,3512 MB = 84195,11 MB atau ~84,1 GB
Partisi 3 = 1168 x 95,3512 MB = 111370,20 MB atau ~111,3 GB
Partisi 2 = 883 x 95,3512 MB = 84195,11 MB atau ~84,1 GB
Partisi 3 = 1168 x 95,3512 MB = 111370,20 MB atau ~111,3 GB
- Membuat partisi berdasarkan range-range yang telah dihitung.
- Buka Partition
Wizard Home Edition, klik Start -> HBCD Menu -> Partition,
buat partisi sesuai dengan perhitungan diatas.
- disini
saya membuat 3 buah partisi semuanya tipenya: Primary, filesystem:
NTFS, ukurannya diinput dengan satuan MegaByte sesuai perhitungan.
- Sekarang
ada 3 partisi
selanjutnya DELETE partisi yang berisi bad sector, disini
adalah partisi 2 yang kapasitasnya 84195,11 MB.
- Kondisi
terakhir hardisk adalah dengan 2 partisi yang dapat digunakan dan 1
unallocated space(bad sector).
- Menginstall sistem operasi pada sektor paling aman dari bad sector.
- Selanjutnya
tinggal mengganti drive letter 2 partisi yang ada, disini saya
menggunakan partisi terakhir sebagai tempat menginstall sistem
operasi, dan mengubah drive letter partisi terakhir dengan C: dan
partis pertama dengan D.
- Jika
masih ingin membagi partisi terakhir menjadi 2 bagian juga bisa,
namun ingat batasan untuk partisi Primary dalam satu hardisk adalah 4.
- disini
saya membagi dua partisi terakhir menjadi dua bagian, sehingga partisi yang ada
sekarang 3 buah dan satu Unallocated.
- Hasilnya setelah di partisi dan diinstall Sistem Operasi.
Pada kondisi
yang lebih sederhana dari kondisi diatas, misalnya hanya memiliki bad sector beberapa blok, kita tidak perlu melakukan Melakukan langkah no.
2 Write Zeros atau menghapus seluruh data. Namun langkah utama disini
adalah menghitung jangkauan yang terkena bad sector dan yang ok, kemudian
menghapus partisi yang mengandung bad sector saja. Setelah partisi dihapus kita
bisa melakukan resize atau merubah ukuran partisi lain untuk menggunakan sisa
ruang disk yang ok dari partisi yang dihapus tadi, untuk menghindari terlalu
banyak ruang yang terbuang.
Versi Hiren’s
BootCD dan utiliti didalamnya tentu juga akan terus berubah, jadi
teman-teman bisa sesuaikan saja.
Kondisi hardisk tentu beragam, namun inti
dari tutorial ini yaitu dengan membuang atau tidak menggunakan atau tidak
mengalokasikan sector yang bad, jadi eksperimen bisa dilakukan sendiri sesuai
kondisi.
0 Response to "Mengakali Hardisk yang Bad Sector tanpa repair dengan Hiren’s Boot CD"
Post a Comment